Planning Workshop Program Kemitraan Dengan Kadin Hochrhein-Bodensee

Tanggal 7 – 9 Mei 2012 Jawa Tengah menjadi tuan rumah untuk realisasi Program Kemitraan Pendidikan Kejuruan Kadin Hochrhein Bodensee – SEQUA di Jerman dengan Kadin Indonesia, Kadin Jawa Tengah, Kadin Sumut, Kadin Kota Bandung dan BKSP Jawa Tengah serta tamu BKSP Indonesia. Meski sebagai program kemitraan baru yang  mendapat persetujuan  Kementerian Pengembangan dan Kerjasama Jerman (BMZ) dan dimulai sejak Maret 2012, program ini diselenggarakan untuk melanjutkan program terdahulu yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi SDM Indonesia.

Dukungan Program Kemitraan ini bertitik berat kepada tiga pilar. Pilar I merupakan dukungan terhadap sistem sertifikasi berbasis kompetensi oleh BKSP (Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi) di povinsi-provinsi terpilih. Pilar ke-II berupa dukungan kepada pusat training Kadin-Kadin di Indonesia. Pilar ke-III  merupakan kerjasama dengan BKSP/Kadin/Asosiasi Industri dan dengan sekolah-sekolah vokasi yang terpilih dalam pengembangan proses yang melibatkan dunia usaha secara sistematis di dalam pembuatan kurikulum-kurikulum yang berorientasi kepada praktek.

Target-target utama yang ingin dicapai oleh Program ini adalah terwujudnya perbaikan kesempatan tenaga-tenaga kerja usia muda dan dewasa dalam memposisikan diri di lapangan kerja.  Berikut penguatan sistem sertifikasi berbasis kompetensi yang dijalankan oleh BKSP dengan skema BNSP dan penawaran-penawaran training-training yang diberikan oleh pusat-pusat training KADIN – Asosiasi di Indonesia dan sekolah-sekolah vokasi yang terpilih sehingga selaras dengan kebutuhan tenaga kerja dunia usaha.

 

Ketiga pilar yang terangkai tersebut akan menghasilkan sinergi positif yang secara signifikan akan bermanfaat pada :

Ø Peningkatan kualitas lembaga pendidikan, sehingga lulusan yang dihasilkan dapat diterima di industri.

Ø Peningkatan daya saing pada produk dan jasa unggulan provinsi Jawa Tengah, termasuk kompetensi SDM sehingga dapat menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia.

Secara garis besar perjalanan dan hasil kerjasama ini dapat terlaksana berkat dukungan para pelaku ekonomi yang ada di Jawa Tengah.

Planning Workshop Program Kemitraan Pendidikan Kejuruan ini dihadiri oleh :

  • Christiane Hardt-Manajer Proyek Sequa gGmbH Partner of Jerman Business SEQUA.
  • Jan Glockauer dari IHK Hochrhein-Bodensee
  • Dra. Rahma Iryanti, MT – Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja BAPPENAS.
  • Dr. Adjat Daradjat M.Si – Ketua BNSP.
  • Ir. Abdurrahman F. Sumarna dari Anggota Dewan Pengurus Kadin Indonesia,
  • Kukrit Suryo Wicaksono – Ketua Umum Kadin Jawa Tengah,
  • Hertoto Basuki, Ketua BKSP Jawa Tengah
  • perwakilan BKSP dan Kadin Provinsi Sumatera Utama, Kalimantan Timur, Papua, Sulawesi Utara, Jawa Timur, serta Aceh,
  • Asosiasi Industri dan Asosiasi Profesi serta lembaga pendidikan vokasi di Jawa Tengah.

Dalam Planning Workshop tersebut diselenggarakan pula Diskusi Panel dengan topik : Arah Pengembangan SDM di Indonesia menyongsong 2020. Pengantar diskusi disampaikan oleh Mr.  Andreas Gosche Koordinator Program Kemitraan Pendidikan Kejuruan Indonesia – Jerman.

Kerjasama pendidikan antara Jerman dan Indonesia sudah berlangsung sejak Tahun 1996 dengan program dual system atau link and match, yang ternyata tidak begitu saja dapat berjalan dengan baik karena beberapa hal. Di Indonesia pada Tahun 2005, Kadin Jateng dengankeberadaan BKSP meyakini urgensi kebutuhan SDM kompeten dapat dicapai dengan solusi percepatan Link and Match atau sistem yang ada di negara industri seperti Jerman yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia dalam hal penyediaan SDM kompeten. Capaian dalam rangkaian kegiatan yang meletakkan Jawa Tengah sebagai tuan rumah ini adalah bagian pengalaman dari para pelaku ekonomi yang tergabung dalam KADIN Jawa Tengah.

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *