Peningkatan Kualitas SDM Diperlukan Untuk Dukung MEA 2015

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merekomendasikan percepatan peningkatan kualitas sumberdaya manusia untuk mendukung Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Menjelang perdagangan bebas, kebanyakan pekerja dan calon-calon tenaga kerja Indonesia tidak dibekali dengan keterampilan-keterampilan khusus. “Kami merekomendasikan pemerintah mengeluarkan kebijakan pengembangan dana peningkatan keahlian (skills development fund) ini untuk mendukung Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015” kata KetuaRead More

Jelang MEA 2015, Pengusaha Lokal Didorong Berani Ekspansi Pasar

Metrotvnews.com, Nusa Dua: Menjelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku mulai 31 Desember 2015, pengusaha Indonesia didorong agar berani untuk menggarap pasar lain di ASEAN, di luar pasar domestik yang menggiurkan. Adapun 40 persen dari total sekitar 600 juta penduduk ASEAN merupakan masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa KeuanganRead More

Baru Tiga Sektor Siap Hadapi MEA 2015

Metrotvnews.com, Jakarta: Sektor jasa pariwisata disebutkan sebagai sektor ekonomi yang paling siap menghadapi perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Namun, pariwisata bukanlah satu-satunya sektor yang siap diluncurkan dalam MEA 2015. “Kalau menurut ketersediaan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) dan MRA, sudah ada 3 sektor yang siap,” kata Ketua Badan NasionalRead More

Dalam Rangka MEA Indonesia-Malaysia Tingkatkan Hubungan Bilateral

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan Indonesia segera menandatangani perjanjian bilateral dengan Malaysia terkait Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Perjanjian bilateral tersebut harus dilakukan agar Indonesia mendapatkan perlakuan  setara atau resiprokal di Malaysia. Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendekatan kerja sama dengan Malaysia dan Singapura karena selama ini sulit membukaRead More

Pekerja Bersertifikat Masih Minim

JAKARTA – Pekerja Indonesia, terutama sektor industri dan jasa masih minim yg memiliki sertifikat kompetensi. Padahal sertifikat itu menaikkan posisi tawar, terutama upah, ketika harus bersaing dengan pekerja asing. Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Ajat Darajat mengatakan kompetensi yang ditunjukkan dengan sertifikat menjadi keniscayaan ketika pasar terbuka ASEAN berlaku pada akhir 2015. Ia mengharapkanRead More

Melirik Kesiapan Jokowi-JK Menghadapi AEC 2015

Sumber okezone.com ASEANCommunity merupakan program kerjasama negara-negara ASEAN untuk menciptakan suatu integrasi dalam beberapa bidang fundamental, seperti ekonomi, politik, dan keamanan, serta bidang sosial budaya. Program ini mengadopsi program serupa di Eropa yang sering kita kenal dengan UNI Eropa. Program yang akan resmi diberlakukan awal tahun depan ini membawa tiga pilar utama, yaitu ASEAN PoliticalRead More

Tahun 2014 BNSP Targetkan 5 Juta Sertifikat Kompetensi

Menjelang diberlakukannya Asean Economic Community pada akhir 2015, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mentargetkan 5 juta sertifikat kompetensi. Meski kelihatan besar, angka 5 juta sertifikat kompetensi diakui masih jauh dari angka ideal dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja Indonesia, hal ini disampaikan oleh Dr. Adjat Daradjat, Msi – Ketua BNSP di kantornya pada 11 Februari 2014.Read More

Indonesia masih minim mencetak pengusaha muda

Indonesia masih membutuhkan hadirnya pengusaha-pengusaha muda. Hingga kini rasio wirausahawan hanya berkisar 1,4% dari jumlah tenaga kerja di Indonesia. Deputi Menteri Bidang Restrukturisasi dan Pengenpangan Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KemeKop UMKM), Braman Setyo mengaku pihaknya telah melaksanakan berbagai macam program terkait pengembangan  entrepreneur di Indonesia. “Berbagai macam program telah kami lakukanRead More